Langsung ke konten utama

Unggulan

KISI-KISI UAS

KISI-KISI UAS - PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI 1. Input device : OCR Keyboard Barcode Reader Mouse Scanner Webcam Mikrofon Touchpad Joystick Track Ball   2. Output device : ·         Monitor ·          Plotter ·          GPS ·         Printer ·         Speaker ·         Proyektor ·         Headphone ·          Braille Reader 3. Storage : ·         Hard Drive (HDD) ·         Solid State Drive (SSD) ·         Flash Drive (USB drive) ·          Storage Tape ·          Micro Drive ·      ...

SUMMARY CHAPTER 9

FAUZI ALFADHILLAH

2311501767

XA

Tugas 10

Modul 9 – Sistem Operasi



PERANTI LUNAK SISTEM

Ketika Anda membeli sebuah PC, biasanya komputer tersebut sudah memiliki peranti lunak sistem yang

terpasang pada hard disk. Peranti lunak sistem (system software) terdiri atas program-program yang

mengendalikan atau mengelola operasi-operasi komputer dan perangkat-perangkatnya. Peranti lunak

sistem bekerja sebagai antarmuka antara pengguna peranti lunak aplikasi, dan peranti keras komputer.

Dua jenis peranti lunak sistem adalah sistem operasi dan program utilitas, Bab ini membahas sistem

operasi dan fungsi-fungsinya, juga beberapa jenis program utilitas untuk komputer pribadi (personal

computer PC).

1.1.SISTEM OPERASI

Sistem operasi (operating system-OS) adalah sekumpulan program yang mengandung perintah

perintah yang mengoordinasikan semua aktivitas di antara sumber daya peranti keras komputer.

Sebagian besar sistem operasi melakukan fungsi-fungsi yang serupa, yaitu memulai komputer,

menyediakan antarmuka, mengelola programprogram, mengelola memori, menjadwalkan

pekerjaan, melakukan konfigurasi perangkat, membuat sambungan ke Internet, memantau

kinerja,dan menyediakan utilitas manajemen file. Beberapa sistem operasi memungkinkan

pengguna mengendalikan jaringan dan mengelola keamanan

1.2.FUNGSI-FUNGSI SISTEM OPERASI

Terdapat banyak sistem operasi yang berbeda, akan tetapi, kebanyakan di antaranya menyediakan

fungsi-fungsi yang serupa. Bagian berikut membahas fungsi-fungsi umum pada sistem operasi.

Sistem operasi menangani banyak fungsi tersebut secara otomatis tanpa memerlukan perintah dari

pengguna.

Memulai Komputer

Booting merupakan proses memulai atau memulai ulang sebuah komputer. Ketika menyalakan

sebuah komputer yang telah dimatikan seluruhnya, Anda melakukan cold boot, berbeda dengan

warm boot yang merupakan perintah bagi sistem operasi untuk memulai ulang komputer. Dengan

Windows 10 sebagai contoh, Anda dapat melakukan warm boot dengan memilih tombol pada kotak

dialog. Beberapa komputer memiliki tombol reset yang ketika ditekan akan memulai komputer

seolah-olah komputer tersebut dalam keadaan mati. Ketika menginstalasi peranti lunak baru, sering

kali prompt pada layar memerintahkan Anda untuk memulai ulang komputer. Dalam kasus ini, Anda

hanya perlu melakukan warm boot.

1.3.MENGELOLA PROGRAM

Beberapa sistem operasi mendukung pengguna tunggal dan hanya menjalankan satu progam pada

satu waktu. Yang lainnya mendukung ribuan pengguna yang menjalankan banyak program. Cara

sistem operasi menangarni program-program secara langsung memengaruhi produktivitas Anda.

Sistem operasi dengan pengguna tunggal/satu pekerjaan hanya memperbolehkan satu pengguna

menjalankan satu program pada satu waktu. PDA, smart phone, dan perangkat-perangkat komputasi

kecil lainnya sering kali menggunakan sistem operasi pengguna tunggal satu pekerjaan.

1.4.MENGELOLA MEMORI

Tujuan manajemen memori (memory management) adalah mengoptimalkan penggunaan

random access memory (RAM). RAM terdiri atas satu atau beberapa cip pada motherboard yang

menyimpan data dan perintah-perintah ketika prosesor menginterpretasikan dan mengeksekusinya.

Sistem operasi mengalokasikan atau menempatkan data dan perintah ke daerah pada memori ketika

data dan perintah tersebut sedang diproses. Kemudian sistem operasi dengan hati-hati memantau isi

dari memori. Akhirnya, sistem operasi melepaskan hal-hal ini dari pemantauan di memori ketika

prosesor tidak lagi memerlukannya. Memori virtual (virtual memory) adalah konsep di mana sistem

operasi mengalokasikan sebagian ruang dari media penyimpanan, biasanya hard disk, untuk bekerja

sebagai RAM tambahan. Ketika Anda berinteraksi dengan sebuah program, sebagian dari program

tersebut mungkin terdapat pada RAM, sedangkan sisanya berada pada hard disk sebagai memori

virtual.

1.5.MELAKUKAN KONFIGURASI PERANGKAT

Driver adalah sebuah program kecil yang memberitahukan sistem operasi bagaimata berkomunikasi

dengan perangkat tertentu. Setiap perangkat pada sebuah komputer, seperti mouse, keyboard,

monitor, printer, dan pemindai (scanner) memiliki serangkaian perintah khususnya yang tersendiri

dan oleh karena itu memerlukan driver yang spesifik. Apabila Anda memboot sebuah komputer,

sistem operasi menjalankan setiap driver perangkat. Jika Anda memasang perangkat baru pada

komputer, seperti printer atau pemindai, drivernya harus terpasang sebelum Anda dapat

menggunakan perangkat tersebut. Untuk banyak perangkat, sistem operasi komputer mungkin

menyertakan driver-driver yang diperlukan. Jika tidak, Anda dapat melakukan instalasi driver dari

CD yang disertakan dengan perangkat pada saat pembelian.

1.6.PROGRAM UTILITAS SISTEM OPERASI

Program utilitas (utility program), juga dikenal sebagai utilitas (utility), adalah sejenis peranti lunak

sistem yang memungkinkan pengguna melakukan pekerjaan-pekerjaan pemeliharaan, biasanya

berkaitan dengan pengaturan komputer, perangkatperangkatnya, atau program- programnya.

Sebagian besar sistem operasi menyertakan beberapa program utilitas yang terintegrasi. File

Manager File manager adalah utilitas yang melakukan fungsi-fungsi yang berkaitan dengan

manajemen file. Beberapa fungsi manajemen file yang dilakukan oleh file manager adalah

memformat dan menyalin disk, menampilkan daftar file pada media penyimpanan. Memeriksa

jumlah ruang yang digunakan atau jumlah ruang kosong pada media penyimpanan, serta

mengorganisasikan, menyalin, mengganti nama, menghapus, memindahkan, dan mengurutkan fle[1]file.

1.7. JENIS-JENIS SISTEM OPERASI

Ketika Anda membeli sebuah komputer baru, biasanya komputer tersebut memiliki sistem operasi

yang sudah terpasang. Ketika beredar versi baru dari sistem operasinya, kita dapat meningkatkan

versi sistem operasi komputernya untuk memperoleh fitur-fitur baru tersebut. Sebuah versi upgrade

biasanya harganya lebih rendah daripada sistem operasi secara keseluruhan. Versi-versi sistem

operasi baru biasanya bersifat downward compatible. Artinya, mereka mengenali dan bekerja

dengan peranti lunak aplikasi yang ditulis untuk versi sistem operasi (atau platform) sebelumnya.


Komentar

Postingan Populer